Jurnalis Kompas Berbagi Pengalaman tentang Liputan Investigasi di Prodi Sastra Indonesia

Jember [8/11/2021]. Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jember melalui matakuliah Penerbitan dan Event Organiser mengadakan Kuliah Tamu dengan menghadirkan narasumber dari harian KOMPAS pada hari Sabtu, 6 November 2021. Kuliah Tamu bertajuk “Liputan Investigasi Dalam Industri Media” menghadirkan Andy Riza Hidayat, wartawan investigasi media nasional harian Kompas melalui platform media zoom meeting. Moderator kuliah tamu oleh Edy Hariyadi, S. S, M. Si. Selaku dosen Sastra Indonesia, Universitas Jember sekaligus pengampu Matakuliah Manajemen Penebitan dan Event Organiser.

Menurut Dr. Agustina Dewi Setyari, M.Hum selaku Ketua Program Studi Sastra Indonesia bahwa tujuan dari kuliah tamu ini bagian dari implementasi MBKM dan diadakan untuk menambah wawasan mahasiswa seputar liputan investigasi dalam industri media serta tahap-tahap pengerjaannya.

Andy Riza Hidayat memaparkan bahwa liputan investigasi dikerjakan untuk mengungkap dan membuktikan hipotesa atau tuduhan. Tidak sekadar menerima informasi dari narasumber, tetapi menunjukkan siapa aktornya. Liputan dijalankan dengan berbagai tahap, dimulai dari tahap menemui peretas untuk masuk ke komunitas tersebut, lalu mendatangi pengelolaan situs-situs, dan menjalin komunikasi dengan penjual data hasil peretasan serta menyimpulkan semua temuan lalu mengujinya. “Posisi wartawan ketika melakukan wawancara kepada narasumber ataupun kepada partai harus bersifat netral. Dengan kata lain boleh mempunyai referensi akan tetapi tidak memihak dengan salah satu pihak dan harus bisa menjaga jarak agar tidak timbul suatu permasalahan.” jelas wartawan yang juga alumni dari Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jember.

Liputan Investigasi memiliki proses dimana diawal melakukan wawancara kepada narasumber. Biasanya wawancara ini dilakukan diawal investigasi untuk memahami masalah yang akan diliput, selanjutnya akan dilakukan penelusuran untuk mengamati sebuah peristiwa, tempat dan pencarian dokumen yang dibutuhkan dan yang terakhir akan dilakukan pembuktian hipotesa dengan pihak ketiga. Biasanya hal ini berupa survei, penelitian dan pengujian. “Ketika melakukan investigasi seharusnya terlebih dahulu mengetahui peta permasalahan yang akan diliput, sehingga dapat memahami dinamika persoalan yang terjadi selama pelaksanaan peliputan investigasi berlangsung.” Ujar Andy Riza Hidayat.

Setelah pemaparan materi dilanjutkan dengan diskusi antara narasumber dengan peserta kuiah tamu. Kegiatan ini dihadiri oleh hampir 150 peserta yang terdiri atas mahasiswa dan dosen Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jember. [BAK]

Written by