INTER KULTURALISME DARI NASKAH DRAMA TERJEMAHAN KESADURAN

Lina Meilinawati Rahayu
Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran
Pos-el: lina_sastraunpad@yahoo.co.id

Abstrak
Makalah ini membahas interkulturalisme dalam naskah drama saduran. Naskah yang dijadikan objek penelitian adalah Jembangan yang Pecah yang disadur oleh Suyatna Anirun dari Der Zerbrochene Krug karya Heinrich von Kleist. Penerjemahan dan penyaduran adalah proses transformasi. Dalam proses itu selalu ada usaha untuk menyesuaikan naskah dengan pementasan yang akan diselenggarakan. Proses transformasi dari naskah asli ke naskah terjemahan dan kemudian saduran merupakan salah satu perhatian dari konsep interkulturalisme, suatu gagasan yang merupakan pengembangan dari multikulturalisme. Dalam sebuah pertunjukan drama, pemahaman penonton hanya berlangsung dalam waktu sekilas padahal naskah yang berasal dari negeri dan kebudayaan lain memerlukan usaha khusus untuk memahaminya. Dengan demikian, usaha untuk mentransformasi elemen-elemen asing menjadi elemen lokal/domestik yang darinya penonton mudah memahami pertunjukan menjadi penting untuk dilakukan. Kajian ini menunjukkan bahwa proses transformasi dalam naskah saduran akan mempermudah pemahaman penonton sehingga mendorong proses interkulturalisme.

Kata kunci: interkulturalisme, saduran, transformasi

TEXT FULL : PDF

Written by