ANALISA PADA TOPIK-TOPIK PERCAKAPAN YANG DIPILIH OLEH LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DALAM NASKAH FILM LEGALLY BLONDE DITULIS OLEH KAREN McCULLAH AND KIRSTEN SMITH: STUDI SOSIOLINGUISTIK TENTANG BAHASA DAN GENDER

Wahyuni Fajaria Agustin

 

Abstrak

Dalam studi bahasa dan gender, laki-laki dan perempuan memiliki karakteristik yang berbeda dalam penggunaan bahasa. Hal tersebut menciptakan perbedaan gender dalam jumlah percakapan dan pemilihan topik-topik. Dalam realita, sebagian besar masyarakat mengetahui bahwa perempuan cenderung banyak berbicara daripada laki-laki. Fenomena ini tidak hanya ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga terjadi dalam naskah film. Penelitian ini menganalisa topik-topik percakapan yang dipilih oleh laki-laki dan perempuan dalam naskah film “Legally Blonde”. Penelitian ini menerapkan teori perbedaan gender dalam jumlah percakapan oleh Talbot (1998) and Tannen (1993) dan teori perbedaan gender dalam pemilihan topik-topik oleh Moore (1922), Landis and Burtt (1924), Kramer (1974), Tannen (1993) and Aries (1996). Lebih dari itu, penelitian ini juga menerapkan teori perbedaan yang dikemukakan oleh Tannen (1990). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Metode untuk analisa data yaitu memilih dialog-dialog, menghitung jumlah kata-kata dan menganalisa dialog-dialog. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 7 macam topik-topik percakapan. Topik tersebut dibagi menjadi 3 macam topik-topik percakapan yang dipilih oleh laki-laki seperti pekerjaan, masalah hukum, dan menceritakan aktifitas, dan 4 macam topik-topik percakapan yang dipilih oleh perempuan seperti menceritakan tentang diri mereka sendiri dan perempuan lain, persoalan hidup dan perasaan pribadi. Alasan utama mengapa laki-laki lebih banyak bicara daripada perempuan dalam membicarakan tentang topik-topik percakapan tertentu karena mereka ingin berbagi informasi. Sedangkan alasan utama mengapa perempuan lebih banyak bicara daripada laki-laki dalam membicarakan tentang topik-topik percakapan tertentu karena mereka ingin membangun hubungan antar pribadi, menciptakan kedekatan dan keakraban.

 

Kata kunci: Jumlah percakapan, topik-topik percakapan, alasan-alasan, banyak bicara

Written by