Visi Baru: Kekuatan Imajinasi dan Kebaruan-Kebaruan Estetik

Moh. Rusnoto Susanto
FKIP Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta
Pos-el: m_rusnoto@yahoo.com

Abstrak
Otak kiri cenderung digunakan sebagai kontrol analitis untuk sebagian besar pikiran dan tindakan. Kerja otak kanan cenderung bersifat visual, imajinatif, intuitif, dan menyintesis semua wajah. Banyak ide besar lahir dari kesadaran seseorang dalam menjelajahi mimpi melalui kekuatan imajinasi dan mengeksplorasi semua kemungkinan untuk menemukan visi hidup baru yang melahirkan ide-ide besar. Ide besar cenderung berasal dari kekuatan imajinasi dan kinerja hasil kerja otak kiri dan otak kanan. Era konseptual perlu dilengkapi penalaran otak kiri kita dengan menguasai enam kecerdasan (konsep hight, hight sentuh) yang berfokus pada pentingnya hak kerja otak untuk membantu mengembangkan pikiran yang benar-benar sesuai dengan tuntutan jiwa. Visi baru kehidupan nyata sangat penting dalam bidang proses kreatif, karena orang yang memiliki kreativitas yang tinggi selalu memiliki kesempatan untuk reorientasi visinya. Visi baru lahir dengan kekuatan imajinasi yang akan menghasilkan kebaruan−estetika. Seni bergerak ke daerah-daerah antardisiplin dan terus memperkaya nilai-nilai yang dipromosikan oleh estetika seni yang tidak dapat didefinisikan secara ketat dan standar. Melalui eksplorasi kekuatan imajinasi dan intuisi sensitivitas, visi kreatif, ideologi estetika yang menciptakan estetika baru akan terus tumbuh dan selalu up to date.

Kata kunci: visi baru, otak kanan, imajinasi, estetika baru

Text Full : PDF

Written by