Tips Bagaimana Partisipasi di Forum Internasional

Kiriman dwiruby
Pergi ke luar negeri menghadiri sebuah pelatihan, workshop, pertukaran pelajar atau konferensi Internasional memang sering membuat banyak orang “kepincut” atau tertarik. Wajar saja karena partisipasi seseorang di forum-forum internasional akan memberikan pengalaman yang berharga baik terkait dengan penambahan pengetahuan atas topik tertentu, atau pengalaman bergaul atau dealing dengan orang berbeda negara, agama, budaya, ethnik, gender, orientasi seksual, pandangan politik dan sebagainya. Bagi banyak orang pengalaman ini tergolong langkah, padahal akses sangat terbuka luas buat mereka yang memang memiliki concern akan persoalan kehidupan kita.
Melihat pentingnya partisipasi di dunia Internasional, maka Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Sastra, Universitas Jember, membuat sebuah Seminar berjudul “Menggali Potensi untuk Menembus Pasar Kerja Nasional dan Internasional”, dimana ada dua alumni yang dianggap bisa membagikan pengalaman tersebut yaitu Ruby Khalifah dan Yusri Fajar. Seminar sehari yang diselenggarakan pada tanggal 23 Agustus 2015 bertempat di Aula Fakultas Sastra ini mendorong saya untuk menuliskan secara lebih teknis trik-trik bagaimana caranya agar bisa berpartisipasi ke dunia Internasional. Tulisan ini saya dedikasikan kepada mahasiswa dan anak-anak muda yang ingin berpartisipasi ke dunia internasional. Trik-trik ini hanya berlaku jika kita mengirimkan lamaran atau aplikasi pada foum regional dan internasional dimana seleksi akan dilakukan oleh panitia. Berikut trik-triknya.
  1. Identifikasi apa concern kamu; Ini bagian penting dari proses untuk berpartisipasi di dunia internasional. Seseorang yang akan berpartisipasi dengan dunia internasional sudah harus memiliki concern atau perhatian pada sesuatu. Perhatian bisa pada masalah sosial (masalah perempuan, anak muda, petani, nelayan, pedagang kaki lima, bencana, konflik dll), karya sastra (novel, puisi, drama atau karya-karya kreatif yang lainnya), atau sesuatu menarik sedang dikerjakan. Bagaimana menumbuhkan concern? Concern muncul dari kegelisahan pada diri sendiri akan kondisi sekeliling kita. Misalnya kondisi maraknya tawuran pelajar, buta huruf, akses pekerjaan bagi pemuda yang sulit, tingginya angka kekerasan pada anak, nasib petani tembakau karena pelarangan merokok, korban bencana yang tidak tertangani dengan baik, dan sebagainya. Intinya, kamu sudah harus bisa mengindentifikasi nilai yang akan diperjuangkan dalam hidup kamu. Penemuan concern biasanya banyak dilakukan dengan bergaul dengan banyak teman dan lingkungan sekitar. Cara menemukan concern juga bisa dari diri sendiri dengan menjawab pertanyaan “kondisi sekitar apa yang membuat kamu marah/ gelisah/ takut/ tidak nyaman?” Kalau sudah ketemu, maka bisa dilanjutkan untuk mencari fakta-fakta mengapa hal ini terjadi dan berapa banyak orang mengalami hal tersebut? Kalau ini ditemukan, maka anda harus melakukan sesuatu untuk menjawab concern tersebut. Bisa melalui tulisan, kerja nyata seperti melakukan kampanye, pendidikan atau pendampingan masyarakat. Jika anda tidak tahu apa yang harus dilakukan, ada baiknya bergabung dalam sebuah organisasi agar bisa menemukan teman yang memiliki concern yang sama dan secara berkelompok bisa melakukan intevensi. jika anda melakukan upaya2 ini selama 1 tahun saja secara konsisten, maka anda sudah memiliki tabungan apa yang akan anda tuliskan pada aplikasi anda. INGAT !!!! Hanya orang-orang yang memiliki concern yang bisa diterima hadir dalam forum-forum internasional.
  2. Masuk jaringan lokal dan nasional; Setelah kamu menekuni concern kamu, maka kamu perlu aktif dalam jaringan di lokal dan nasional. Di setiap concern, kamu akan menemukan orang-orang yang juga memiliki concern yang sama. Misalnya jika anda bergelut pada bidang keaksaraan atau buta huruf maka anda bisa bergabung dalam jaringan pendidikan, gerakan perempuan, pendidikan alternatif, dan lain-lain. Jika kamu tertarik sastra, tentu kamu bisa bergabung dengan jaringan menulis kreatif atau jaringan yang sejenis. Tujuan kamu bergabung dengan jaringan lokal dan nasional, agar orang bisa mengenali concern kamu dan menjadikan kamu nara sumber untuk concern kamu. Ini sangat strategis akan menghantarkan anda untuk mendapatkan akses informasi kesempatan keluar negeri.
  3. Perbaiki CV anda; Curriculum Vitae atau biasa disebut CV adalah rangkuman singkat perjalanan karir kita. CV yang baik mengandung informasi sebagai berikut: a) Informasi personal yaitu nama, tanggal lahir, alamat rumah, nomer kontak, status pernikahan; b) Latar belakang pendidikan formal yaitu pendidikan formal yang terakhir kita jalani. Tidak perlu disebutkan TK, SD, SMP dan SMA jika anda sudah menyandang Sarjana. Tapi jika anda hanya tamatan SMA maka tentu yang dicantumkan di CV adalah ijasah SMA; c) pendidikan informal adalah pengalaman training, short course, dan pertukaran pelajar dan sebagainya; d) Pengalaman organisasi, bisa dicantumkan peran apa yang dimainkan dalam organisasi. Ini bisa lebih dari satu karena biasanya anak muda suka bergabung dengan banyak organisasi. Jika anda tidak bergabung dengan sebuah organisasi, saya sarankan mulai sekrang anda siap-siap memilih organisasi intra kampus atau ekstra kampus untuk mengasah pengetahuan dan ketrampilan anda; e) pengalaman pekerjaan, bisa diisi pengalaman menjadi volunteer atau sedang bekerja di sebuah tempat. Pengalaman kerja biasanya hanya diambil 10 tahun terakhir saja; f) Karya yang dihasilkan yaitu artikel, buku, puisi, penemuan tertentu dll; g) Penghargaan yang pernah diraih adalah sederet penghargaan beasiswa atau apresiasi dari pihak lain kepada anda. (jika perlu yang relevan dengan tujuan forum yang akan rencanakan untuk bergabung.
  4. Mengusai bahasa Asing, khususnya Bahasa Inggris; Ini adalah sarat mutlak. Karena tanpa menguasai bahasa Inggris khususnya, akan kesulitan untuk menangkap pengetahuan dan informasi di forum tersebut. Buat mekansime aplikasi maka syarat utama selain menguasai materi juga menguasai bahasa. Meskipun tidak expert, tetapi kemampuan bahasa cukup untuk komunikasi diperlukan. Jika kamu diundang dalam sebuah forum maka kemungkinan panitia menyediakan interpreter. Tetapi untuk aplikasi syarat bahasa tidak bisa ditawar.
  5. Siapkan Passport; Passpor adalah identitas warga negara di luar negeri. Kalau di dalam negeri kita mengenal Kartu Tanda Penduduk (KTP). Passport bisa diurus di kantor imigrasi terdekat. Anda bisa cari alamat lengkapnya di mesin pencari seperti Google.
  6. Identifikasi peluang-peluang ke luar negeri; Kesempatan keluar negeri bukan saja berupa berupa beasiswa sekolah, tetapi juga ada beasiswa untuk pendidikan informal seperti training, short course, seminar, konferensi atau pertukaran pelajar. Kamu bisa masuk ke dalam milis-milis yang memang banyak menyediakan informasi beasiswa. Bisa dicari di mesin pencari Google.
  7. Tentukan ketertarikan kamu; Karena peluang ke luar negeri begitu luas, maka ada baiknya setelah kamu punya concern, maka kamu bisa mulai tentukan ketertarikan kamu. Dengan kata lain kamu sudah bisa melihat dalam diri kamu sendiri apa yang perlu ditingkatkan. Artinya kamu melihat dari sisi pengetahuan dan ketrampilan dalam diri kamu yang ingin kamu perbaiki. Ketrampilan dan pengetahuan yang dimaksudkan disini tentu ada hubungannya dengan concern kamu. Karena tujuan kamu ingin hadir dalam forum internasional tidak bisa dilepaskan dengan concern kamu sendiri.
  8. Periksa eligibility atau kelayakan anda; Dalam setiap panggilan aplikasi selalu ada bagian eligibility yaitu kriteria siapa yang pantas untuk mengirimkan aplikasi. Mengapa ini harus ada? Ini merupakan seleksi awal panitia dalam menjaring orang-orang yang relevan untuk forum mereka. Yang dinamakan relevan itu diantaranya adalah terkait dengan usia, pengalaman pekerjaan atau organisasi, kemapuan berbahasa asing, dan sebagainya. Kamu harus periksa baik-baik bagian ini. Jika kita jelas-jelas tidak cocok meskipun forumnya sangat menarik buat kamu, saya sarankan untuk tidak mencoba, karena usaha kamu akan sia-sia. Panitia di internasional hanya mensortir aplikasi yang tidak relevan pada tahap awal.
  9. Jangan tertipu; memastikan bahwa informasi panggilan aplikasi melalui website sangat penting. Ini karena banyaknya penipuan yang dilakukan pihak-pihak tidak bertanggunjawab. Memeriksa website sekaligus menelusuri siapa panitia atau host dari sebuah acara. Proses ini akan membantu kamu memahami secara mendalam host tersebut sekaligus membantu kamu menemukan testimoni dari peserta dari pelaksanaan training atau seminar tahun sebelumnya.
  10. Siapkan aplikasi dengan baik; Jika anda rasa kriteria peserta cocok dengan anda, maka langkah selanjutnya adalah isilah aplikasinya. Aplikasi biasanya bisa diunduh di website atau dikiirmkan langusng ke milis. Jika anda tidak menemukan keduanya atau bermasalah dengan download aplikasi, maka segera hubungi kontak person yang ada pada bagian bawah pengumuman. Mereka biasanya akan menjawab cepat. Jika sudah dapat aplikasinya, maka kamu baca baik-baik seluruh pertanyaan yang disebutkan dalam formulir aplikasi. Aplikasi yang baik mengandung hal-hal sebagai berikut: pertama, mampu menjawab pertanyaan “why” atau mengapa anda tertarik untuk apply? Ini harus dijawab dengan beberapa pendekatan yaitu; a) pendekatan filosofis yaitu sebuah jastifikasi teori atau konseptual yang pernah anda pelajari. Bisa diambilkan dari UU atau instrumen internasional yaitu konvensi-konvensi PBB terkait dengan topik anda; b) Aplikasi juga harus mengandung pendekatan empirik yaitu pengalaman kamu bekerja dengan isu tersebut, dan bisa juga memberikan figur berapa banyak orang yang mengalami hal serupa; c) tindak lanjut dari training, biasanya ditanyakan setela kamu mengikuti acara tersebut apa yang akan kamu lakukan buat komunitas kamu. Ini harus dijelaskan langkah2 apa saja yang akan kamu tempuh untuk memanfaatkan informasi dari training/seminar/konferensi. Jika di dalam aplikasi ada informasi tentang dukungan dana, maka kamu harus terus terang jika membutuhkan itu. Tidak semua panitia menyediakan dana untuk peserta, maka mreka perlu tahu berapa banyak yang bersedia membayar sendiri dan berapa banyak yang membutuhkan dukungan dana untuk hadir dalam acara tersebut.
  11. Siapkan rekomendasi pendukung; Rekomendasi dari orang yang mengenal kamu dengan baik sangat perlu untuk mendukung aplikasi kamu. Rekomendasi dari organisasi yang memiliki kesamaan isu akan lebih kuat. Diusahakan mencari orang yang memang paham kamu untuk bisa memberikan rekoemndasi. Institusi Universitas memiliki rekomendasi yang kuat selain lembaga internasional. Agar rekomendasi kamu kuat, maka lampirkan aplikasi yang sudah kamu isi pada surat kamu ke calon rekomendator sehingga seseorang yang akan menulis rekomendasi buat kamu bisa membaca konten dan arah aplikasi kamu. Jadi, matching.
  12. Kirimkan aplikasi; Mengirimkan aplikasi tidak cukup hanya melampirkan aplikasi dan rekomendasi saja, kamu tetap harus menuliskan surat yang sopan kepada panitia untuk mengantarkan maksud kamu dan lampiran aplikasi kamu. Surat singkat tersebut berisi : salam pembuka, siapa kamu, dan tujuan kamu. Banyak diantara kamu membuat alamat email tidak sesuai dengan nama. Mulai saat ini, kamu harus ganti itu. Karena tidak semua orang bisa mengingat alamat email dengan baik, sehingga mereka akan hanya mengandalkan nama saja. Jika alamat kamu bukan nama kamu, maka orang akan kesulitan untuk menemukan dan ini akan memakan waktu mreka. Jadi, usahakan alamat email kamu adalah nama kamu.
  13. Jika diterima; Jika aplikasi kamu diterima maka kamu harus perjelas beberapa hal sebagia berikut; a) apakah panitia akan menyediakan dukungan dana untuk travel, akomodasi, makan dan fee registrasi. b) kamu harus cek apakah memerlukan visa (ijin tinggal) untuk travel ke negara tersebut. Bagi warga negara di Asia Tenggara, visa tidak diperlukan. Tetapi kita bisa dapatkan visa on arrival di Timor Leste dengan membayar 30 Dollar. Untuk lebih jelasnya kamu harus mengecek tentang visa di kantor imigrasi atau kementerian luar negeri. Untuk keperluan aplikasi visa kamu memerlukan suart undangan resmi dari panitia; c) Kamu perlu menanyakan pada panitia tentang bahan-bahan bacaan yang harus dipersiapkan sebelum bergabung dengan forum tersebut; d) pastikan informasi tentang logistik yaitu informasi terkait dengan hotel, makanan, musim atau cuaca, jarak hotel dengan tempat acara, dan semua informasi yang perlu kamu ketahui selama akan tinggal di sana.
  14. Jika ditolak; Jangan berkecil hati. Dengan kamu berani mengirimkan aplikasi maka kamu satu langkah lebih maju dibandingkan kawan kamu yang tidak mengirimkan aplikasi. Jika aplikasi pertama ditolak, kamu jangan patah semangat. Penolakan aplikasi seseorang biasanya karena a) forum tidak relevan dengan kemampuan kamu; b) pengalaman kamu kurang lama; c) banyak sekali orang-orang yang memiliki pengalaman yang lebih dari kamu juga tertarik dengan forum tersebut dan mengirimkan aplikasi; d) jawaban aplikasi kamu kurang tepat atau kurang meyakinkan panitia. Kurang meyakinkan biasanya seseorang kurang pandai mengemas pengalamana yang dimiliki. Atau memang tidak punya pengalaman, sehigga kesulitan untuk menuliskan sesuatu yang menarik orang lain. Ini semua bisa diperbaiki, kamu tetap mencari peluang, tetapi kamu juga harus meneruskan kegiatan kamu, bertemu dengan orang, memberikan manfaat buat orang lain. Karena pada dasarnya jika kamu bermanfaat buat sekitar kamu, maka orang akan melihau kamu. Jika apa yang kamu lakukan dianggap unik, maka saya yakin kamu bakalan dikenali orang banyak.
Demikian trik-trik yang bisa saya sampaikan. Tidak ada sesuatu yang instan. Semua harus dilakukan dengan cara istiqamah dan sabar. Pergi ke luar negeri bukan tujuan, tetapi cara menyebarkan manfaat yang lebih luas. Jika kamu gagal pergi ke luar negeri, maka kamu masih bisa sebarkan manfaat di dalam negeri. Semakin orang banyak mendapatkan manfaat dari kamu, semakin orang akan mengenal kamu. Dengan demikian, saya berharap kamu bisa pergi ke forum internasional dengan cara diundang langsung tanpa harus mengirimkan aplikasi.
Jika ada pertanyaan kamu bisa sampaikan pada email saya dwiruby@yahoo.com.

Written by