Kuliah Umum: Prof. Gerry van Klinken “Menelisik Kelas Menengah di Kota-Kota Menengah”

Jember, 1 Maret 2016

IMG_1410

Kuliah Umum yang dilaksanakan oleh Jurusan Sejarah Fakultas Sastra Universitas Jember dengan mendatangkan dosen tamu dari Belanda, Prof. Gerry van Klinken dengan tema “Menelisik Kelas Menengah di Kota-Kota Menengah” dihadiri oleh ratusan mahasiswa (1/3). Prof. Gerry van Klinken adalah adalah peneliti senior di KITLV, dan profesor sejarah Asia Tenggara di Universitas Amsterdam. Dia mengkoordinasikan proyek penelitian multi-disiplin Elite Jaringan Menggeser. Ini meneliti perubahan rezim sejarah di Indonesia dengan cara analisis jaringan komputasi arsip koran elektronik.

Pada awalnya kami kurang percaya diri punya Profesor dengan postur tubuh yang kecil, sekarang kami justru bangga karena ternyata Profesor Gerry juga posturnya kecil, canda Dr. Sri Ana Handayani, M.Si saat membuka kuliah umum.

Prof. Gerr van Klinken sebagai peneliti memberikan wawasan sejarah hasil penelitiannya di Indonesia di Kota-Kota Menengah dalam hal ini Kota Kupang. Bercerita tentang sejarah perkembangan kota-kota Menengah di Indonesia dari perkembangannya semenjak penjajahan Jepang, beralih ke Penajajahan Belanda dan Pemerintahan Republik, masa reformasi serta implikasi dari Keturunan Kerajaan yang ada di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Sebagai peneliti sejarah, Gerry sangat senang dapat berkunjung ke Jember yang ternyata lebih sejuk dan asri, kata Gerry. Gerry yang faseh dalam berbahasa Indonesia dalam menyampaikan materi kuliah umumnya menjadi lebih mudah dimengerti oleh mahasiswa. Saking fasehnya dalam berbahasa Indonesia, Dekan Fakultas Sastra Universitas Jember, Dr. Hairus Salikin, M.Ed sempat kagum ketika Gerry hafal juga dalam menyanyikan lagu Indonesia Raya. Saya kuatir justru ada mahasiswa tadi ada yang tidak hafal menyanyikan lagu Indonesia Raya, terang Hairus Salikin saat pembukaan kuliah umum.

Prof. Drs. Nawiyanto, M.A. Ph.D akan terus menjalin kerjasama dengan University of Amsterdam melalui Memerandum of Understanding (MOU) beberapa tahun yang lalu. Profesor muda bidang sejarah ini merasa berterimakasih dan memberikan apresiasi kepada Gerry bisa memberikan wawasan kesejarahan kepada anak didiknya di Fakultas Sastra Universitas Jember. (bob)

Written by