Dosen FIB Jadi Pembicara Desa Inklusi

Jember (27/7/2021). Ngobrol Pagi Selaraskan Asa untuk Desa atau Ngopi Selasa #18 yang diselenggarakan oleh LP2M Universitas Jember pada Selasa, 27 Juli 2021 membincangkan tentang Desa Inklusi dan Disabilitas dalam Pemberdayaan Masyarakat.

Tujuan acara ini mengajak publik untuk menyimak pembelajaran Universitas Jember dalam mendampingi dan mengembangkan Desa Inklusif.

Acara yang dilaksanakan secara zoom meeting dari pukul 10.00 s.d. 12. 00 WIB, menghadirkan akademisi, kepala desa, dan aktivis disabilitas dan pemberdayaan masyarakat.

Salah satu pembicara adalah Ketua Jurusan Sastra Indonesia sekaligus aktivitas di Pusat Studi Gender Universitas Jember, Dr. Agustina Dewi Setiyari, S.S.,M.Hum.

Dalam kegiatan Ngopi Selasa #18 tersebut Dr. Agustina Dewi Setiyari, S.S.,M.Hum. menyatakan bahwa implementasi UU No. 6 Tahun 2014 tentang desa disahkan dengan salah satu tujuan untuk mewujudkan masyarakat desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Untuk mencapai tujuan tersebut, perencanaan pembangunan desa yang inklusif, yaitu melibatkan semua golongan tanpa terkecuali termasuk kelompok rentan seperti perempuan dan penyandang disabilitas menjadi penting.

Hadir sebagai pembicara lainnya adalah Prof. Dr. Yuli Witono, M.P. selaku Ketua LP2M Universitas Jember yang memberikan pengantar sekaligus membuka acara webinar.

Luluk Ariyantiny, Ketua Yayasan Pelopor Peduli Disabilitas Situbondo (PPDiS), Virlian Nurkristi (GESI & PSE Specialist USAID Mitra Kunci), dan Anshori, Kepala Desa Olean, Situbondo.

Desa Olean sejak 2017 telah melibatkan masyarakat rentan, terutama penyandang disabilitas sebagai subyek yang dilibatkan, diberdayakan, didengarkan, dan dipenuhi kebutuhannya. (BAK)

Written by