JEMBER, 4 Juli 2026 – Semangat melepas rindu sekaligus berkontribusi nyata menjadi warna utama dalam Temu Alumni Fakultas Sastra – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jember (UNEJ). Mengusung tema ‘Penguatan Jejaring Eksternal: untuk Peningkatan Kapasitas Akademik dan Kolaborasi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember’, pertemuan yang berlangsung sabtu (4/7) ini diintegrasikan ke dalam rangkaian megah KAUJE FEST 2026. Momentum ini dimanfaatkan secara strategis untuk memperkuat sinergi antara alumni dan almamater.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya UNEJ, Prof. Nawiyanto, menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar ajang nostalgia, melainkan sebuah batu pijakan penting bagi masa depan fakultas.
“Temu alumni kali ini kami jadikan momentum krusial dalam The Power of Kangen ‘Penguatan Jejaring Eksternal: untuk Peningkatan Kapasitas Akademik dan Kolaborasi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember’,” ujar Nawiyanto dalam sambutannya.

Rajut Kenangan, Inspirasi Mahasiswa
Ketua Panitia Acara, Erna Cahyawati, melaporkan bahwa agenda ini berhasil menyedot antusiasme yang luar biasa. Tercatat, lebih dari 400 alumni lintas generasi dari Fakultas Sastra (nama terdahulu) hingga Fakultas Ilmu Budaya hadir memadati vanue.
“Melalui temu alumni ini, kita harapkan bisa merajut kembali kenangan yang pernah ada, menguatkan jejaring yang sempat terpisah, dan yang terpenting, mampu menjadi inspirasi nyata bagi generasi mahasiswa yang saat ini sedang menempuh studi,” tegas Erna.

Dukungan Penuh Pimpinan dan Potensi Besar KAUJE
Apresiasi tinggi juga datang dari Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE). Ketua Harian PP KAUJE, Dr. Hendra Kurniawan, S.E., M.M., menyampaikan rasa bangganya terhadap soliditas alumni UNEJ. Ia menyebutkan bahwa gelaran KAUJE FEST ke-3 tahun 2026 di Jember ini mendapatkan dukungan penuh dari Rektor Universitas Jember, dengan total kehadiran mencapai lebih dari 7.000 alumni dari berbagai daerah di Indonesia.

Menanggapi permintaan Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Mas Rio) pada gelaran KAUJE FEST 2028 mendatang, Ia bersama pengurus KAUJE akan mempertimbangkannya. “Ada dua alternatif permohonan pelaksanaan KAUJE FEST ke-4 2028 yaitu antar Situbondo atau Lumajang. Hal tersebut akan kita pertimbangkan dengan menjaring kesediaan alumni untuk hadir,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Hendra juga memaparkan peta perkembangan organisasi. “Saat ini KAUJE baru terbentuk di 4 Koordinator Daerah (Korda). Untuk langkah selanjutnya, kami sangat berharap segera terbentuk komisariat-komisariat berbasis fakultas, salah satunya adalah Komisariat Fakultas Ilmu Budaya,” ungkapnya.
Sebagai informasi, perhelatan KAUJE FEST 2026 sendiri dimeriahkan dengan berbagai agenda besar, mulai dari Sarasehan Nasional, ajang olahraga KAUJE RUN 5K dan 10K, hingga Senam Masal dan jalan santai mengelilingi area kampus.
Suasana hangat penuh nostalgia menyelimuti Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jember (UNEJ) pada Sabtu, 4 Juli 2026. Ratusan alumni dari berbagai lintas generasi berkumpul bersama dalam acara Temu Alumni FIB UNEJ. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang melepas rindu, tetapi juga menandai babak baru sinergi alumni dengan resmi terbentuknya Kepengurusan Komisariat Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) di tingkat Fakultas Ilmu Budaya.
Acara ini mencatat sejarah kehadiran yang luar biasa, mempertemukan alumni angkatan tertua dari era 1980-an saat masih menyandang nama Fakultas Sastra, hingga alumni milenial angkatan 2018. Perubahan nama dari Fakultas Sastra menjadi Fakultas Ilmu Budaya sendiri secara resmi terjadi pada tahun 2016 di bawah kepemimpinan Dekan saat itu, Drs. Syamsul Anam, M.A.


Hangatnya Reuni Berbasis Komunitas
Temu alumni tersebut dipenuhi dengan curahan kisah unik masa lalu. Berbagai memori lama kembali diputar, mulai dari kondisi kampus zaman dulu yang lebat dan sangat rimbun layaknya hutan, hingga kelakar jenaka.
“Dulu kampus kita ini saking rimbunnya sudah seperti hutan. Bahkan, ada yang berkelakar dulu kampus kita harus berbagi tempat dengan wedus (kambing),” kenang salah seorang alumni sembari tertawa.
Namun, wajah “hutan” masa lalu itu kini telah bertransformasi total. Kampus Fakultas Ilmu Budaya saat ini telah menjelma menjadi lingkungan yang sangat asri, tertata modern, dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh alumni maupun mahasiswa aktif yang menimba ilmu di sana.
Ratusan alumni yang hadir tampak memisahkan diri dalam kumpulan-kumpulan hangat yang dulu membesarkan mereka di wadah UKM dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ). Jejak-jejak dinamika kreativitas dan aktivisme kembali hidup melalui obrolan seru eks-pengurus UKM IDEAS, SWAPENKA, DKK, dan UKM Kesenian.
Suasana keakraban juga terlihat pada ikatan alumni rumpun jurusan, mulai dari Sastra Inggris, Sastra Indonesia, Sejarah, hingga Program Studi Televisi dan Film (PSTF). Menariknya, PSTF yang resmi bergabung menjadi bagian dari keluarga besar Fakultas Ilmu Budaya pada tahun 2010 kini telah tumbuh raksasa. Prodi ini sukses membuktikan diri sebagai salah satu program studi dengan peminat calon mahasiswa terbesar di Universitas Jember.

Reorganisasi dan Sinergi: Terbentuknya Komisariat KAUJE FIB
Salah satu agenda krusial dalam pertemuan ini adalah penetapan pengurus KAUJE Komisariat Fakultas Ilmu Budaya. Dalam forum tersebut, Abdul Mughits resmi ditetapkan sebagai Ketua Komisariat FIB-UNEJ, didampingi oleh Ebi Yunus sebagai Sekretaris.
Tidak butuh waktu lama setelah menerima mandat, Abdul Mughits langsung tancap gas dengan meluncurkan dua program unggulan alumni, yaitu Program Mentoring oleh Alumni dan Program Beasiswa Alumni. Langkah konkret langsung ditunjukkan pengurus baru sebagai bentuk kepedulian terhadap adik-adik tingkat mereka.
“Pagi ini, melalui Temu Alumni Fakultas Sastra – Fakultas Ilmu Budaya, kami langsung menyerahkan uang tunai sebesar Rp10 juta untuk program beasiswa bagi mahasiswa di Fakultas Ilmu Budaya yang membutuhkan,” tegas Abdul Mughits disambut tepuk tangan riuh para alumni. Melalui penguatan struktur organisasi dan peluncuran program kontributif ini, alumni FIB UNEJ berkomitmen untuk terus menjadi pilar penyokong kemajuan akademik serta pembuka jalan kolaborasi profesional bagi almamater tercinta.
Wadah ini diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang solid antar-alumni lintas generasi, sekaligus menjadi mitra strategis bagi fakultas dalam mendukung perkembangan akademik maupun non-akademik mahasiswa FIB UNEJ di masa depan. (/bob)
Dokumentasi The Power of Kangen Temu Alumni (FS-FIB 04072026)

