MODERNISASI PERALATAN NELAYAN PESISIR JANGKAR KABUPATEN SITUBONDO TAHUN 1995-2010

RENDY ADI SAPUTRO

 

ABSTRAK

 

Modernisasi secara sederhana memiliki makna proses perubahan dari cara-cara tradisional ke cara-cara baru yang lebih maju dalam rangka untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat, maka modernisasi peralatan nelayan memiliki pengertian suatu transformasi atau proses perubahan penggunaan peralatan nelayan yang masih tradisonal kearah yang lebih maju dikarenakan untuk memperbaiki peningkatan kualitas masyarakat nelayan.Penelitian ini mengkaji tentang modernisasi peralatan nelayan pesisir Jangkar dalam rentang tahun 1995 sampai dengan 2010 mengenai transformasi peralatan nelayan dari alat-alat tradisional menjadi peralatan yang lebih maju yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas perekonomian nelayan. Penelitian ini difokuskan pada kelompok nelayan yang tinggal di daerah pesisir dan lautan Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo pada tahun 1995 hingga tahun 2010. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi ekonomi dan sosial masyarakat desa Jangkar sebelum tahun 1995, bagaimana pelaksanaan modernisasi peralatan nelayandan  apa pengaruh modernisasi alat tangkap terhadap nelayan desa Jangkar. Penulisan dalam penelitian bersifat deskriptif analitis, yaitu dengan menganalisis data-data yang diperoleh dari sumber dan berusaha mencari pemecahannya melalui analisis sebab akibat dan memaparkan peristiwa yang terjadi dalam bentuk kausalitas dengan persoalan tentang apa, siapa, dimana, bagaimana, dan mengapa. Hal ini dimaksudkan agar memberi kemudahan serta meminimalisasi subyektifitas dalam pengkajian dan interpretasi pada proses rekontruksi sejarah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keadaan sosial ekonomi masyarakat nelayan yang semakin membaik semenjak diadakannya usaha modernisasi alat penangkap ikan.Hal ini dapat dilihat dari pemukiman dan perumahan penduduk yang mengalami perubahan ke bentuk yang lebih baik.Perbaikan dari segi pendidikan juga mulai terlihat dengan meningkatnya jumlah masyarakat yang memiliki pendidikan tinggi.

 

Kata kunci: Sosial ekonomi, masyarakat nelayan.

 

 

Written by