Lepas 72 Lulusan, Dekan FIB Universitas Jember: “Jadilah Pemenang yang Terus Belajar”

JEMBER, 16 April 2026 – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jember menggelar upacara Yudisium Sarjana Periode VI Tahun Akademik 2025/2026 di Aula Sutan Takdir Alisjahbana hari ini. Sebanyak 72 lulusan resmi menyandang gelar sarjana dalam suasana khidmat sekaligus penuh rasa bangga.

Dalam sambutannya, Dekan FIB Universitas Jember, Prof. Dr. Nawiyanto, M.A., Ph.D., menegaskan bahwa hari ini merupakan momen bersejarah bagi para mahasiswa yang telah berhasil menuntaskan studi mereka. Ia memberikan apresiasi khusus bagi para lulusan yang datang dari berbagai pelosok negeri, mulai dari Poso hingga Payakumbuh.

“Hari ini adalah hari istimewa karena Anda berhasil menyelesaikan studi. Rasanya baru kemarin menjadi mahasiswa, hari ini sudah lulus. Kami bangga dengan capaian Anda. Ada yang selesai dalam waktu singkat, bahkan ada yang harus berjuang ekstra agar tidak terkena drop out, namun hari ini semuanya berdiri sebagai pemenang,” ujar Prof. Nawiyanto.

Pesan Survival: Belajar Sepanjang Hayat

Prof. Nawiyanto mengingatkan para alumni bahwa proses belajar tidak berhenti di bangku kuliah. Mengibaratkan bumi yang tidak pernah berhenti berputar, ia menekankan bahwa kehidupan adalah ruang belajar yang sesungguhnya.

Beliau juga mengutip semangat sang proklamator, Ir. Soekarno, yang tetap mengasah diri melalui buku dan ilmu meski berada di dalam penjara. “Bekal dari kampus adalah modal survival. Kami berharap Anda menjadi pribadi yang kuat, mampu bersaing, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tambahnya.

Dekan juga menitipkan pesan agar para alumni tetap menjaga jejaring dengan almamater. Meski telah lulus, mereka diharapkan menjadi duta yang menjaga nama baik FIB di dunia luar serta aktif dalam membangun kolaborasi untuk masa depan.

Rincian Lulusan dan Peraih Predikat Terbaik

Pada periode ini, FIB meluluskan 72 sarjana baru dengan rincian sebagai berikut:

  • Sastra Inggris: 23 orang
  • Sastra Indonesia: 12 orang
  • Ilmu Sejarah: 19 orang
  • Program Studi Televisi dan Film (PSTF): 18 orang

Predikat lulusan terbaik diraih oleh Louis Priscilla Ribka Handoyo, S.S. dari Jurusan Sastra Inggris. Ia mencatatkan prestasi gemilang dengan IPK 3,96 (Dengan Pujian) dalam masa studi yang sangat efisien, yakni 3 tahun, 4 bulan, dan 22 hari.

Dalam pesannya, Priscilla menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada pimpinan fakultas dan seluruh dosen. “Mewakili rekan-rekan yudisi, kami memohon maaf jika selama menempuh studi terdapat perilaku yang kurang berkenan atau ‘bandel’. Terima kasih atas bimbingan dan kesabaran para dosen,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan permohonan maaf dari jajaran pimpinan fakultas atas segala kekurangan dalam proses pelayanan akademik selama ini, diiringi harapan besar agar seluruh alumni meraih kesuksesan di masa depan.

Dokumentasi Yudisium