JEMBER, 4 Juni 2026 – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember (FIB UNEJ) kembali melahirkan lulusan-lulusan terbaiknya. Suasana khidmat menyelimuti Aula Sutan Takdir Alisjahbana saat fakultas menggelar prosesi Yudisium Sarjana dan Magister Periode VII Tahun Akademik 2025/2026 pada Kamis (4/6). Sebanyak 51 alumni secara resmi dilepas untuk bersiap mengabdikan diri di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya mewakili para yudusi, Wisa Irena Br Sitepu mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh sivitas akademika FIB UNEJ.
“Hari ini kita berdiri di tempat yang sama, pada titik ini, lulus dari Fakultas Ilmu Budaya. Apa yang kami raih hari ini tidak lepas dari bimbingan Bapak dan Ibu dosen. Jejak langkah hari ini adalah untuk bertumbuh, bergerak, dan terus mencoba sebagai bekal kesuksesan, agar menjadi manusia yang lebih bijaksana dan memberikan nilai positif bagi masyarakat. Semoga langkah ke depan yang penuh dengan tantangan, dengan berbekal ilmu dari FIB UNEJ, dapat memudahkan kita meraih kesuksesan,” ungkap Wisa penuh haru.

Sementara itu, Dekan FIB UNEJ, Prof. Dr. Nawiyanto, M.A., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan seluruh lulusan. Ia menegaskan bahwa masa-masa studi baik yang ditempuh dalam waktu 3,5 tahun maupun hingga 7 tahun adalah sebuah proses gemblengan yang luar biasa yang berhasil dilewati dengan baik.
“Berbagai problema dan luka dalam segala langkah telah Anda lalui, dan hari ini Anda keluar sebagai pemenang. Ini adalah momentum yang luar biasa. Rasa-rasanya baru kemarin kami menyambut Anda sebagai mahasiswa baru di FIB UNEJ, dan hari ini status Anda sudah berubah menjadi Sarjana,” ujar Prof. Nawiyanto.
Lebih lanjut, Dekan FIB UNEJ ini menitipkan pesan mendalam mengenai pentingnya melanjutkan proses belajar dan menjaga moralitas di dunia kerja.
Pembelajar Seumur Hidup: Prof. Nawiyanto mengingatkan bahwa kelulusan bukan akhir dari proses mencari ilmu. “Anda lulus bukan berarti berhenti belajar. Sampai saat ini pun saya juga terus belajar, karena kalau berhenti, itu tandanya kita mati. Jadilah pembelajar seumur hidup. Apalagi saat ini banyak peluang beasiswa untuk studi lanjut, gunakan semua kesempatan tersebut.”
Pentingnya Integritas: Di era modern, integritas merupakan nilai yang kian langka. Dekan berpesan agar para alumni selalu memegang teguh kejujuran agar menjadi sosok yang dapat dipercaya. Kombinasi antara integritas moral dan skill yang didapat dari FIB UNEJ diharapkan mampu membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas.

Kontribusi Melalui Tracer Study: Pihak fakultas juga mendorong alumni untuk tetap menjalin ikatan yang kuat dengan almamater. Partisipasi aktif alumni dalam pengisian tracer study sangat diharapkan guna membantu pengembangan fasilitas dan kurikulum bagi adik-adik tingkat yang masih berkuliah.
Menutup arahannya, Prof. Nawiyanto menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada orang tua wali murid atas kepercayaan dan dukungannya selama ini. Mewakili seluruh institusi FIB UNEJ, ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama memberikan pelayanan akademik. Acara yudisium ditutup dengan doa bersama untuk kesuksesan para alumni baru di kehidupan nyata dan dunia kerja.

