JEMBER – Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember (FIB UNEJ) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Bergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lingkar Cendekia, tim mahasiswa FIB UNEJ yang berkolaborasi dengan Universitas Udayana berhasil meraih Bronze Medal (Medali Perunggu) dalam ajang IDEA Festival 5. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Sentosa Foundation bekerja sama dengan Bogor Science Club – Institut Pertanian Bogor (IPB).
Tim berprestasi dari FIB UNEJ tersebut beranggotakan tiga mahasiswi bertalenta, yaitu:
- Ferentika Noftrianda Putri (Program Studi Sastra Inggris)
- Lina Safaras (Program Studi Sastra Indonesia)
- Shofiyyah (Program Studi Sastra Inggris)
Dalam kompetisi ini, tim kolaboratif tersebut mengusung gagasan visioner melalui esai ilmiah yang berjudul:
“Pengoptimalan Pendidikan Generasi Z melalui Kurikulum Merdeka dan Regulasi Diri dalam Rangka Mengakselerasi Indonesia Emas 2045”
Gagasan ini menyoroti pentingnya sinergi antara implementasi Kurikulum Merdeka dengan kemampuan regulasi diri (self-regulation) pada Generasi Z. Melalui pendekatan tersebut, mereka menawarkan strategi taktis untuk mengoptimalkan potensi generasi muda demi mempercepat tercapainya visi besar Indonesia Emas pada tahun 2045. Kombinasi perspektif kritis dan solusi aplikatif yang ditawarkan berhasil memukau dewan juri, hingga menyisihkan berbagai kompetitor tangguh dari perguruan tinggi lain di Indonesia.
Apresiasi dan Dukungan Pimpinan
Prestasi luar biasa ini mendapat sambutan hangat dan penuh kebanggaan dari pihak dekanat. Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember, Prof. Nawiyanto, M.A., Ph.D., secara khusus menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pencapaian yang diraih oleh Ferentika dan tim.
“Kami menyambut sangat positif dan merasa bangga atas prestasi yang telah diukir oleh mahasiswa FIB UNEJ dalam ajang IDEA Festival 5 ini. Kompetisi yang berfokus pada dinamika Generasi Z ini menuntut kreativitas, ketajaman berpikir, dan kolaborasi yang kuat. Keberhasilan meraih Bronze Medal membuktikan bahwa mahasiswa kita memiliki daya saing yang tinggi di tingkat nasional,” ujar Prof. Nawiyanto.
Beliau juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas universitas (antara UNEJ dan Universitas Udayana) ini menjadi contoh nyata bagaimana jejaring akademik dan semangat gotong royong dapat menghasilkan karya inovatif yang diakui secara luas.
Pihak fakultas berharap pencapaian ini tidak membuat para mahasiswa cepat berpuas diri, melainkan menjadi pemantik semangat untuk terus berkarya, berinovasi, berprestasi, dan membawa nama baik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember ke tingkat yang lebih tinggi di masa depan.

