Imas Uliyah MTs. An-Najah Rumpin, An-Najah Education Center, Bogor Pos-el: imas.uliyah@gmail.com Abstrak Tulisan ini merupakan analisis singkat novel berjudul Mumi Beraroma Minyak Wangi karya Naning Pranoto (2001). Untuk mengungkapkan isu-isu feminisme yang ada di dalamnya, terlebih dahulu dilakukan pembacaan sosiologis Bourdieu, terutama persoalan ruang sosial. Permasalahan yang dibahas sepenuhnya berfokus pada perpindahan ruang sosial yang dialami oleh tokoh utama perempuan...Read More
Hary Kresno Setiawan; Renta Vulkanita Hasan; A. Lilik Slamet Raharsono Fakultas Sastra Universitas Jember Pos-el: harykresno@yahoo.com; voelca@gmail.com; lilikpsm@gmail.com Abstrak Penemuan dan aplikasi bentuk-bentuk media yang menggunakan satelit komunikasi, seperti telepon dan televisi, serta kemajuan teknologi transportasi mengakibatkan semakin pudarnya batas-batas fisik ruang dunia karena informasi tentang segala peristiwa yang terjadi di setiap bagiannya menjadi sangat mudah diakses oleh banyak...Read More
Sarkawi B. Husain FIB Universitas Airlangga Pos-el: sarkawihusain@yahoo.com Abstrak Migrasi orang Cina ke Surabaya dapat dirunut ke belakang sejak abad ke-14. Di antara faktor-faktor yang memaksa orang Cina ke Surabaya yakni kondisi kehidupan di negeri asal yang buruk akibat bencana alam, peperangan, dan lingkungan alam yang keras. Ditambah lagi, migrasi orang Cina pada abad ke-19 dirangsang oleh kesempatan kerja...Read More
Faruk Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada Pos-el: faruk_psk@yahoo.co.id Abstrak Nasionalisme Indonesia menemukan sosoknya melalui peristiwa penindasan terutama oleh kolonialisme. Nasionalisme di Indonesia mengalami perubahan yang signifikan. Politik dinasti, novel dan surat kabar, dan agama menjadi sumber pewarisan nilai nasionalisme yang berakar pada sejarah. Hal tersebut telah menjadi sumber inspirasi para sastrawan, penyair, dramawan, dan pekerja seni lainnya untuk...Read More
Ganjar Hwia Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud Pos-el: ganjar_hwia@yahoo.com Abstrak Tulisan ini membahas eksistensi Undang-Undang (UU) RI No. 24/2009, khusus tentang kebahasaan, di tengah kondisi sosial masyarakat Indonesia yang berimplikasi pada (1) kewenangan dalam membuat kaidah (pembakuan) bahasa Indonesia dan (2) keberterimaannya di masyarakat serta implikasinya dan (3) tantangan bahasa Indonesia di tengah globalisasi. Ketiga masalah itu dibahas dalam kerangka analisis wacana...Read More