[:en]oleh: Drs. Kusnadi, M.A., Antropolog Fakultas Sastra, Universitas Jember Atmosfir politik di era reformasi dan otonomi daerah telah memberikan keleluasaan pada masyarakat luas untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah. Di samping itu, untuk mengoptimalkan keterlibatan partisipasi warga masyarakat dan lembaga-lembaga nonpemerintah dalam pembangunan daerah diperlukan...Read More
[:en]oleh: Drs. Kusnadi, M.A., Antropolog Fakultas Sastra, Universitas Jember Dalam pen-Takdir-annya sebagai negara kepulauan atau negara maritim yang masyarakatnya bersifat majemuk (plural society), pemerintah dan masyarakat Indonesia masih harus belajar banyak dari sejarah perjalanannya sendiri tentang bagaimana mengelola kemajemukan tersebut agar menjadi modal sosial...Read More
[:en]oleh: Drs. Kusnadi, M.A., Antropolog Fakultas Sastra, Universitas Jember Dibandingkan dengan kelompok masyarakat lain, kemiskinan yang menimpa masyarakat nelayan, khususnya nelayan-nelayan kecil/tradisional atau nelayan buruh terasa sangat berat dan membebani kelangsungan hidup mereka. Berbagai sebab yang mendasari kemiskinan ini sangat kompleks dan saling terkait. Akibat-akibat...Read More
[:en]oleh: Drs. Kusnadi, M.A., Antropolog Fakultas Sastra, Universitas Jember Keanekaragaman masyarakat dan kebudayaannya memiliki dua sisi yang bersifat antagonis dan saling melengkapi, yakni sebagai potensi perubahan yang produktif dan kekuatan disintegrasi sosial yang destruktif. Aspek mana yang akan terjadi sangat bergantung pada model kebijakan...Read More
[:en]Turnamen Bulutangkis “Dekan CUP” 2016 secara langsung dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jember, Dr. Hairus Salikin, M.Ed (20/5). Secara simbolis, Hairus Salikin menyerahkan raket kepada panitia pelaksana “Dekan CUP” 2016 seraya memberikan semangat kepada mahasiswanya untuk terus berkarya dalam menoreh prestasi. Motivasi untuk...Read More