Disambut Pantun Dekan, 397 Mahasiswa Baru FIB Universitas Jember Siap Cetak Prestasi di Kampus Bebas Bullying

JEMBER, 10 AGUSTUS 2026 – Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Jember 2026, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) menyambut hangat kedatangan 397 mahasiswa baru pada Minggu (9/8). Acara penyambutan di tingkat fakultas ini berlangsung penuh keakraban, sejalan dengan visi universitas untuk menciptakan lingkungan kampus yang humanis.

UNEJ menerima 9.857 mahasiswa baru dari total 68.642 pendaftar. Mereka diterima melalui berbagai jalur, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sebanyak 3.327 mahasiswa, Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sebanyak 3.643 mahasiswa, Seleksi Mandiri Mahasiswa Baru (SEMMABA) sebanyak 2.314 mahasiswa, dan untuk Program Pascasarjana, sebanyak 604 mahasiswa dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sebanyak 58 mahasiswa diterima. Selain itu terdapat 11 mahasiswa afirmasi dan 10 mahasiswa asing yang menambah keberagaman di Kampus Universitas Jember.

Dari 9.857 mahasiswa, 397 di antaranya adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember yang terdiri dari:

  • Program Studi Sastra Inggris sebanyak 115 mahasiswa
  • Program Studi Sastra Indonesia sebanyak 97 mahasiswa
  • Program Studi Ilmu Sejarah sebanyak 93 mahasiswa
  • Program Studi Televisi dan Film (PSTF) sebanyak 91 mahasiswa

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan langsung terasa saat Dekan FIB Universitas Jember, Prof. Nawiyanto, M.A., Ph.D., membuka sambutannya dengan sebuah pantun yang mencairkan suasana.

“Keripik pisang dari Lumajang, Untuk kamu dari Surabaya, Selamat datang para Aruna Fakultas Ilmu Budaya,” tukas Prof. Nawiyanto yang disambut riuh tepuk tangan para mahasiswa baru.

Selaras dengan ketegasan Rektor UNEJ pada pembukaan PKKMB tingkat universitas sebelumnya, Prof. Nawiyanto juga memastikan komitmen kuat di tingkat fakultas terkait keamanan dan kenyamanan mahasiswa. Ia menegaskan bahwa kampus FIB UNEJ merupakan zona aman yang bebas dari praktik perundungan (bullying) maupun kekerasan seksual.

Menurut Prof. Nawiyanto, rasa aman merupakan fondasi utama sebelum mahasiswa melangkah pada pengembangan diri. Oleh karena itu, setelah ruang aman tercipta, FIB UNEJ akan berfokus pada pengembangan karakter dan soft skills para mahasiswanya agar memiliki daya saing yang tinggi.

Dalam arahannya, Dekan FIB juga memberikan dorongan motivasi kepada para “Aruna” (sebutan penuh kebanggaan bagi mahasiswa baru) untuk segera bertransformasi.

“Mahasiswa harus mulai berperan aktif dan beradaptasi dengan budaya belajar di perguruan tinggi yang berbeda dengan masa sekolah. Kami juga mendorong mahasiswa FIB untuk tidak hanya pasif di kelas, melainkan aktif terjun dalam berbagai kompetisi guna meraih prestasi yang membanggakan fakultas dan universitas,” pesan Prof. Nawiyanto.

Kehadiran 397 mahasiswa baru ini diharapkan dapat menyuntikkan semangat baru di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember. Melalui pembekalan awal yang sarat akan pesan moral, kehangatan, dan motivasi berprestasi ini, para mahasiswa diharapkan siap menempuh perjalanan akademiknya sebagai cendekiawan muda yang berbudaya, berkarakter, dan berprestasi.

Baca juga: Hari Pertama PKKMB 2026 FIB Universitas Jember: Rektor Iwan Taruna Menyapa Aruna Baru, Tegaskan Kampus Bebas Bullying