JEMBER – Program Studi Magister (S2) Ilmu Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember (FIB UNEJ) resmi menjalani proses asesmen lapangan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada Senin (6/4). Langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan universitas dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.

Acara yang berlangsung khidmat di Aula Sutan Takdir Alisjahbana ini dibuka langsung oleh Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Slamin, Dekan FIB Prof. Nawiyanto, Ketua LPMPPP, Kepala UPT di lingkungan UNEJ serta Koordinator Program Studi (Koprodi) S2 Ilmu Linguistik, Dr. Agustina Dewi Setiari, M.Hum., beserta tim penyusun borang.
Capaian Institusi dan Peningkatan Mutu
Dalam sambutannya, Rektor Iwan Taruna memberikan apresiasi tinggi kepada tim kerja Prodi dan LPMPPP yang telah bekerja keras meningkatkan standar pendidikan di UNEJ. Beliau menekankan bahwa upaya ini sejalan dengan pencapaian besar universitas yang kini telah menyandang status Akreditasi Unggul secara institusi untuk periode 2025–2030.
“Akreditasi institusi ‘Unggul’ yang kita raih merupakan cerminan kualitas kolektif. Saya bangga dengan dedikasi tim dalam memastikan setiap program studi, termasuk S2 Ilmu Linguistik, terus bergerak menuju standar kualitas tertinggi,” ujar Iwan Taruna.
Potret Prestasi FIB UNEJ
Dekan FIB, Nawiyanto melaporkan bahwa saat ini dari lima program studi yang ada di FIB, tiga di antaranya telah meraih predikat Unggul dimana jurusan Sastra Inggris Unggul FIBAA. Sementara itu, dua program studi lainnya, yakni PSTF dan S2 Ilmu Linguistik, saat ini memegang akreditasi B dan sedang dipacu untuk naik kelas.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor I, Slamin, memaparkan berbagai capaian positif universitas. Ia menyoroti produktivitas dosen dalam penelitian dan karya ilmiah meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“UNEJ kini telah menjadi pusat referensi dan tempat berbagi ilmu (sharing) bagi berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, mulai dari Universitas Papua hingga Universitas Pasundan Bandung,” ungkap Prof. Slamin.
Tujuan Asesmen Lapangan
Kehadiran Tim Asesor BAN-PT di FIB UNEJ bertujuan untuk melakukan verifikasi, validasi, dan pencocokan data lapangan terhadap laporan yang telah disampaikan sebelumnya. Proses ini krusial untuk memastikan bahwa layanan akademik, sarana prasarana, serta luaran penelitian di S2 Ilmu Linguistik telah sesuai dengan instrumen akreditasi nasional yang berlaku.
Melalui asesmen ini, S2 Ilmu Linguistik FIB UNEJ optimistis dapat memberikan hasil terbaik guna mendukung visi Universitas Jember sebagai perguruan tinggi negeri yang berdaya saing global dan berkontribusi nyata bagi masyarakat melalui pengembangan ilmu kebahasaan.

