Harapan di Hari Ulang Tahun PSTF Ke-11 Tahun

Jember (10/7/2021). Bertepatan dengan tanggal 10 Juli 2021 Program Studi Televisi dan Film (PSTF) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember merayakan usia genap 11 Tahun. Selama satu dasa warsa lebih, PSTF telah menghasilkan ribuan alumni yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Beberapa alumni bahkan bekerja di perusahaan media bereputasi di Indonesia. Bahkan ada alumni yang meneruskan studi hingga ke Eropa. Tidak hanya itu, mahasiswa PSTF juga memenangi penghargaan dengan menjuarai kompetisi-kompetisi nasional dalam bidang perfilman.

Di usianya yang ke 11 PSTF tetap berkomitmen menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran di tengah masa-masa pandemi ini yang belum jelas kapan akan berakhir. “Kami tetap konsisten untuk terus berkarya yang terbaik di tengah masa pandemi dan mensukseskan program MBKM untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kompetensi di bidang televisi dan film,” tegas Dwi Haryanto, S.Sn,M.Sn. selaku Koordinator Program Studi Televisi dan Film.
Lubby Ghifari mahasiswa PSTF Angkatan 2017mengemukakan harapannya di usia PSTF yang ke-11. “ Semoga setelah 11 tahun berdirinya PSTF FIB Universitas Jember dapat mencetak alumni yang berkompeten di bidang audiovisual di era sekarang.”
Sementara Febriyanti Pratiwi alumni PSTF Angkatan 2011 mengemukakan pengalaman dan harapannya di usia PSTF yang ke-11. “ Saya menjadi bagian dari PSTF ketika masih baru berjalan dan berkembang. Pengalaman berkarya dengan peralatan dan perlengkapan produksi yang waktu itu masih terbatas harus memaksimalkan kreativitas merupakan kenangan tersendiri bagi saya.” Ujar perempuan yang saat ini sedang merintis Production House di Yogyakarta setelah menyelesaikan S2 Kajian Budaya dan Media UGM.
“Di usianya yang ke-11 tahun saat ini, saya melihat kemajuan yang dicapai PSTF begitu membanggakan. Sumber daya manusia yang kian mumpuni, jaringan yang semakin luas, dan karya-karya mahasiswa yang kian berkualitas. Tentu hal ini menjadi tolok ukur baru bagi tujuan dan harapan PSTF di masa depan. Saya berharap PSTF akan tetap berperan mewarnai pertelevisian dan perfilman nasional lewat karya-karya yang menjunjung tinggi kebudayaan Indonesia. Manghasilkan karya yang mewakili realitas dan suara-suara masyarakat yang selama ini terbungkam atau tidak terdengar.” Lanjutnya. “Semoga PSTF menjadi wadah yang nyaman untuk berkarya dan menjadi proses yang akan selalu berkesan untuk mahasiswa dan pengajarnya. Tetap semangat dan kreatif dalam berkarya.” Tegasnya menutup perbincangan.

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *