Assessment Lapangan Akreditasi PSTF-UNEJ

Pembukaan assessment lapangan (8/11) pada Program Studi Televisi dan Film yang dikemas seperti program talkshow mendapat apresiasi dari asesor BAN-PT.

Dr.Agung Eko Budiwaspada, M.Sn dari ITB merasa kagum dengan setingan suasana assessment PSTF-UNEJ. Baru kali ini saya merasakan suasana assessment yang membuat kami justru merasa tegang. Suasana ini seperti kami sedang melakukan talkshow program TV,  kata Agung.

Assessment lapangan akreditasi PSTF-FIB memang berbeda dengan jurusan Sastra Indonesia, Sastra Inggris dan Ilmu Sejarah yang dilaksanakan di Aula Sutan Takdir Alisyahbana. Koordinator PSTF, Lilik Slamet R menata studio besar PSTF sebagai tempat assessment lapangan PSTF. Suasana talk show program televisi mendapat apresiasi dari kedua asesor BAN-PT.

Tim taskforce borang akreditasi PSTF telah menempatkan kelengkapan borang akreditasi menyesuaikan suasana assessment lapangan yang seperti talk show program acara televisi yang biasa dilakukan oleh mahasiswa dalam produksi televisi.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Prof.Dr.Akhmad Sofyan, M.Hum menyampaikan percaya diri dengan apa yang dilakukan PSTF dalam persiapan assessment lapangan akreditasi yang ke-2. Saya sangat percaya dengan apa  yang  dilakukan timnya Pak Lilik,  koordinator PSTF, kata Sofyan. Kalau sebelumnya kami yang merasa tegang dengan persiapan akreditasi. Begitu mendengar asesor merasa tegang dengan suasana talk show, maka rasa tegang kami sudah berkurang, kata Sofyan. Ide assessment lapangan di studio besar PSTF ini sungguh berhasil membuat suasana ketegangan kami menjadi berkurang. Kami berharap dalam proses akreditasi PSTF nantinya dapat berjalan dengan baik dan tentu kami berharap mendapatkan hasil yang baik juga, kata Sofyan.

Assessment lapangan  akreditasi PSTF-UNEJ dibuka oleh Wakil Rektor I, Drs.Zulfikar, P.sD dengan menunjukkan kemajuan sistem informasi terpadu (sister) Universitas Jember. Zulfikar bangga bahwa sister Universitas Jember menjadi percontohan dan beberapa Universitas Ternama di Indonesia melakukan studi ketangguhan sister UNEJ. Bahkan kata Zulfikar, sister UNEJ menjadi sistem yang pertama dalam ketersediaan informasi terpadu mahasiswa. Sister dapat diakses oleh semua civitas akademika terutama mahasiswa, dosen, karyawan dan pimpinan unit kerja dan universitas. Sister juga memberikan informasi tervalid proses pembelajaran diwaktu dan jam pelaksanaan perkuliahan berlangsung. Kita dapat melihat dalam suatu perkuliahan itu berapa mahasiswa yang hadir, siapa dosen pengampu, kelengkapan buku ajar dan silabi dari mata kuliah. Kita berharap sister ini menjadi kontrol yang baik dalam pembelajaran kita di Universitas Jember, tegas Zulfikar. Zulfikar berharap ini menjadi nilai positif bagi program studi dalam persiapan akreditasi dan asessment lapangan, tentu pada Program Studi Televisi dan Film juga.

 

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *