Strategi Permintaan Sopan: Sebuah Pembelajaran Pragmatik Antar Bahasa oleh Siswa Jawa Sebagai Pembelajar EFL di Indonesia

Hafiizhah Dwiananda Rakhmah

 

Abstrak

Penelitian ini membahas tentang strategi permintaan yang dilakukan oleh sepuluh Siswa Jawa sebagai pembelajar EFL di Jurusan Sastra Inggris, Universitas Jember. Sebagai seorang yang sedang belajar Bahasa Inggris, Siswa Jawa bisa jadi akan terpengaruh oleh budaya Jawa ketika membuat permintaan dalam Bahasa Inggris. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan strategi permintaan dan mencari tahu apakah konsep kesopanan Jawa tercermin dalam strategi permintaan tersebut. Tujuan yang lain adalah untuk mengetahui perbedaan strategi permintaan dalam Bahasa Jawa dan Inggris serta menjelaskan faktor yang menjadi penyebab perbedaan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Peneliti menggunakan dua metode dalam mengumpulkan data melalui discourse completion tests (DCT) dan wawancara. DCT diberikan dalam dua bahasa, Inggris dan Jawa yang terdiri dari enam skenario yang diklasifikasikan menurut tiga prinsip kesopanan menurut Scollon dan Scollon (2001:54); deference, solidarity, dan hierarchy. Teori-teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah pragmatik antar bahasa dan konsep kesopanan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa query preparatory adalah strategi permintaan yang paling banyak digunakan oleh partisipan dan konsep kesopanan Jawa tercermin di dalamnya. Dalam hal lain, partisipan juga membuat strategi permintaan yang berbeda dalam Bahasa Inggris dan Jawa.

 

Kata Kunci: pragmatik antar bahasa, kesopanan, strategi permintaan