Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted by on Jun 17, 2015 in Artikel | 0 comments

Budaya Haji Pada Masyarakat Miskin Kawasan Perkebunan Kopi: Sirkulasi Modal Regional

Budaya Haji Pada Masyarakat Miskin Kawasan Perkebunan Kopi: Sirkulasi Modal Regional

Foto latifatul izzah

Oleh: Dra. Latifatul Izzah, M.Hum*

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan menjawab permasalahan mengenai: Bagaimana sebenarnya kondisi ekonomi, social dan budaya masyarakat Desa Mulyorejo ? ; Mengapa mayoritas masyarakat Desa Mulyorejo menginvestasikan uangnya untuk menunaikan ibadah haji ?; Bagaimana terjadinya sirkulasi modal regional di Kabupaten Jember ?. Manfaat dari penelitian ini, dari perspektif teoritis, penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk membuktikan bahwa teori kemiskinan dapat mengukur secara komperehensif kondisi masyarakat yang dikategorikan miskin, sehingga pada akhirnya tidak menimbulkan sebuah kesalahan dalam menentukan sebuah kebijakan. Dari perspektif pragmatis, diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan perkuliahan dari mata kuliah Sejarah Perkebunan, Sejarah Perekonomian Indonesia, Sejarah Agraria, serta dapat digunakan sebagai model pemberdayaan masyarakat kawasan perkebunan kopi. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA). Pendekatan ini dipilih agar data yang diperoleh benar-benar akurat dan bertanggungjawab. Pada prinsipnya penelitian ini lebih berpijak pada penelitian kualitatif. Diharapkan mendapatkan informasi yang benar mengenai kondisi ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat Desa Mulyorejo Kecamatan Silo Kabupaten Jember. Selama ini pemerintah Kabupaten Jember memberi kategori “desa miskin”, padahal hampir 70 persen penduduknya sudah menunaikan ibadah haji. Penelitian ini didasarkan atas dua kelompok data, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari masyarakat dan pemerintah pada level kampung/Desa Mulyorejo kecamatan Silo hingga Kabupaten Jember. Data primer yang dikumpulkan meliputi indikator-indikator kemiskinan, penyebab kemiskinan, lingkaran kemiskinan dan pola konsumsi (makanan dan non-makanan) penduduk miskin serta munculnya inisiatif untuk beribadah haji. Adapun data sekunder diperoleh dari literatur yang saling terkait dengan wilayah riset. Fokus penelitian adalah kelompok penduduk miskin Desa Mulyorejo Kecamatan Silo Kabupaten Jember.

 

KATA KUNCI : Budaya Haji, masyarakat miskin, kawasan perkebunan kopi

Post a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »