Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

2 Comments

  1. Permasalahan kebudayaan lokal (Using Banyuwangi) bila dicermati dan dipahami kemudian dikaji dan dianalisis oleh ahlinya akan memunculkan spektrum kebudayaan yang amat menarik. Prof Dr Novi Anoegrajekti salah satu akademisi yang tepat untuk itu. Berbekal keprofesorannya kebudayaan lokal (Using Banyuwangi) menjadi sangat menarik sebagai bahan kajian selanjutnya. Selamat ya Nov, semoga amanah dan barokah. Amin yra. (A Latief Wiyata).

  2. Seiring dengan pelaksanaan otonomi daerah, permasalahan kebudayaan lokal (seperti Using Banyuwang) memang menarik untuk menjadi kajian. Apakah perhatian Kepala Daerah kepada kebudayaan lokal di wilayahnya seperti kasus di Kabupaten Banyuwangi dapat menjadi spirit masyarakat di daerah tersebut untuk mewujudkan cita-cita mereka meraih kehidupan yang adil dan makmur? Selamat untuk Ibu Prof Dr Novi Anoegrajekti yang peduli dengan permasalahan kebudayaan lokal. Hasil kajian Ibu terhadap kebudayaan lokal di Kabupaten Banyuwangi semoga menjadi inspirasi daerah lain untuk memajukan daerah tersebut seperti apa yang yang terjadi di Kabupaten Banyuwangi. Jika di daerah lain Menak Jinggo sebagai tokoh legenda Banyuwangi dalam lakon ketoprak selalu digambarkan sebagai orang yang cacat dan dikhianati istrinya, maka di Banyuwangi Menak Jinggo diubah karakternya menjadi tokoh Rambo yang heroik. Rekayasa budaya itu dilakukan untuk mengembalikan spirit masyarakat Banyuwangi agar selalu semangat untuk mengejar ketertinggalan mereka di segala aspek kehidupan. (Pujihandi)

Post a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate ยป