Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted by on Nov 12, 2015 in Vol.2 Des 2012 | 0 comments

STRUKTUR CERITA MINAK JINGGO DALAM TEATER RAKYAT JANGER BANYUWANGI

Mohammad Ilham
Fakultas Sastra Universitas Jember
Pos-el: ilhamzoeba@gmail.com

Abstrak
Artikel ini membahas cerita Minak Jinggo. Kisah ini merupakan fenomena unik. Sebagian orang menganggapnya hanya sekedar dongeng, hasil kreativitas manusia, yang tidak perlu dikaitkan dengan peristiwa apapun di masa silam. Sebagian lainnya menganggap cerita tersebut berkaitan erat dengan suatu peristiwa sejarah di masa lampau, yakni peristiwa besar Perang Paregreg yang melibatkan Kerajaan Majapahit dan Kadipaten Blambangan. Kisah ini masih dipegang masyarakat setempat hingga sekarang dan menjadi kisah paling populer dalam seni pertunjukan Banyuwangi, seni janger. Secara ringkas dapat dikatakan bahwa upaya Minak Jinggo (MJ) untuk melamar Kencono Wungu (KW) adalah simbol keinginan Blambangan untuk tidak lagi menjadi daerah bawahan (vasal) Majapahit. Dari sudut pandang struktural, lakon Minak Jinggo memiliki beberapa struktur yang bergerak selaras dengan jalannya cerita. Ada struktur diakronis dan struktur tersembunyi yang terbentuk melalui relasi antarelemen cerita.

Kata kunci: Cerita Minak Jinggo, Banyuwangi, analisis struktur, teater rakyat Janger.

Full Text: PDF

Post a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »